selamat Datang, dan jangan lupa kembali kunjungi blog ini

Senin, 27 Februari 2012

Scale - scale Gitar



   Dalam dunia music, kita tidak pernah lepas dengan apa yang di sebut scale ( Tangga Nada ) atau jalur melody.
Oleh sebab itu saya mencoba berbagi agar yang tidak tau menjadi tau, pentingnya mengetahui sebuah scale pada saat kita bermain music, tak akan bisa seorang musisi memainkan sebuah melody dengan baik tanpa pengetahuan tentang scale. Maka begitu pentingnya kita untuk tau Scale yang benar apalagi jika sebuah lagu tersebut mengaplikasikan progesi Cord....Wahhhh itu lebih rumit lagi.....eith....jangan putus asa dulu.
Kalo kita sering berlatih pastilah bisa dan jangan terlalu memporsir waktu latihan karena dapat merusak sarap tangan anda, latihan sewajarnya saja minimal 30 menit/hari yang terpenting adalah konsistensi latihan. Lebih baik latihan sehari 15 menit tapi rutin dari pada seharian berlatih tapi besoknya libur.

Langsung saja yahhhh....
di sini saya menggunakan nada dasar (Tonal) "G"
       # Pentatonic adalah scale yang terdiri hanya 5 nada & merupakan scale tertua..... zaman Dinosaurus sudah ada hihiiiiii, tapi masih banyak di gunakan sampai saat ini.
Scale ini ada dua macam yaitu Mayor & Minor :
- Mayor -> G-A-B-D-E
- Minor -> G-A#-C-D-F

# Chromatic adalah sebuah scale yang berjarak masing-masing 1/2 nada dan jumlahnya ada 12 nada, jadi gak usah di jelasin lagi. Namun pemakaiannya tergantung pemain itu sendiri (kreativitas player).
 
# Diatonic adalah scale yang terdiri dari 7 nada, dan  terbagi juga dalam 7 nada awal (Root) yaitu:
1. Scale Ionian (Mayor Scale) -> G-A-B-C-D-E-F#-G  adalah scale yang biasa di gunakan untuk lagu - lagu- bernuansa riang, scale ini biasa juga di sebut Mayor Scale.

2.Scale Dorian -> A-B-C-D-E-F#-G-A adalah scale yang terbentuk karena "Root" atau nada awal bergeser ke nada ke dua (A), Scale ini termasuk kategori "Minor" namun tidak untuk di sebut minor scale. 

3.Scale Phrygiant (Clasick) -> B-C-D-E-F#-G-A-B adalah scale yang mengandung unsur mistik atau sering di sebut Scalenya padang pasir hehee.......karena nadanya yang klasik dan khas, scale ini banyak di gunakan oleh para "ROCKER" dan sebangsanya yang memang cocok karena bernuansa "CADAS". Musician  yang sering mengunakannya adalah Metallica, Dream Theater, A7X, Muse dan Raja Fir'aun hohohohoooo......perlu di ketahui pula jika kita menggeser satu nada dari D ke D# maka scale ini kerap di sebut sebagai Harmonic Scale atau Mayor Phrygian (phrygian Modern) karena sudah berganti Cord dari Bm ke B dan sama aja memiliki nilai mistik (CADAS).

4. Scale Lydian -> C-D-E-F#-G-A-B-C adalah scale yang termasuk kategori "Mayor", guitaris yang sering menggunakan sclae ini adalah idola saya sapa lagi kalo bukan mas Paul Gilbert. seperti yang di gunakan dalam single "Technical Difficulties".

5. Scale Mixolydian -> D-E-F#-G-A-B-C-D juga termasuk kategori "Mayor" & juga Paul Gilbert yang sering memakainya...mungkin karena namanya juga mirip yah??? atau karena saya cuman taunya si Paul doang.....bisa jadi sih..!!!

6.Scale Aeolian (Minor Scale) -> E-F#-G-A-B-C-D-E     ini nih yang sering di sebut sebagai ibu minor heheheee....paling banyak di pake karena cocok di pake pada semua aliran (Genre), apalagi di Indonesia yang banyak banget lagu bertemakan "C.I.N.T.A" karena scale ini mempunyai "soul" mewek atau kesedihan.

7. Scale Locrian (Half-Diminish Scale) F#-G-A-B-C-D-E-F#   kenapa sering dinamakan "Half-Diminish Scale" ???.....karena scale ini jika kita ambil "Pentatonic" nya akan menghasilkan scale "Diminished".

Sekian share saya kali ini.... sebenarnya masih ada beberapa scale-scale guitar yang tidak saya tulis di sini dan mungkin akan saya tuliskan di postingan selanjutnya....jika ada yang salah dalam pengetikan harap maklumi dan di benarkan sebagaimana mestinya.
READMORE - Scale - scale Gitar >

Biografi Paul Gilbert



Paul Brandon Gilbert (lahir November 6, 1966 di Illinois, Amerika Serikat) adalah gitaris Amerika. Ia terkenal ketika menjadi gitaris Racer X dan Mr Big, album solo yang banyak dan banyak berkolaborasi dan menjadi bintang tamu dengan musisi lain.
Dia telah terpilih sebagai nomor 4 pada daftar di majalah GuitarOne dari "Top 10 Greatest Guitar Shredders of All Time", serta "Guitar World's 50 Fastest Guitarists of All Time".

Sekitar tahun 1981-1982 pertama Paul dihubungi Mike Varney, pendiri Shrapnel Records, meminta Paul main di suatu pertunjukan dengan Ozzy Osbourne. Pada saat itu, Varney tidak bisa berpikir mengapa Osbourne ingin main dengan gitaris yang berusia 15 tahun, namun setelah mendengarkan demo, ia berubah pikiran. Mereka berbicara selama 3 tahun berikutnya, sampai Paul pergi ke LA untuk GIT (Guitar Institute of Technology), dan kemudian siap untuk merekam debut album Racer X "Street Lethal".

Dibentuk di Los Angeles pada tahun 1985, Racer X  awalnya terdiri dari Paul Gilbert(gitar), Juan Alderete (bass), Harry Gschoesser (drum) dan Jeff Martin (vokal). Mereka sangat dipengaruhi oleh Judas Priest dan permainan Paul mengingatkan kepada sosok Yngwie Malmsteen, menampilkan solo fast-driven dengan teknik tingkat ekstrim. Gschoesser digantikan oleh Scott Travis (kemudian dikenal sebagai drummer Judas Priest) pada tahun 1986, dan Bruce Bouillet ditambahkan sebagai pemain gitar kedua. Bouillet adalah pemain yang sangat terampil, Dia bermain bagus ketika harus mengikuti frase Gilbert yang selalu sulit dan menantang. Paul Gilbert mendapat pengakuan sebagai salah satu pemain gitar tercepat di dunia karena teknik mencabik-cabik seperti"Technical Difficulties" "Frenzy", "Scarified", "Y.R.O." and "Scit Scat Wah". Gilbert meninggalkan Racer X pada tahun 1988. dan kemudian bergabung dengan Mr.Big


Mr Big
Ketika Billy Sheehan meninggalkan "David Lee Roth's band" pada tahun 1988, ia bergabung dengan Paul Gilbert, yang telah meninggalkan mantan band, Racer X. Mereka mendirikan Mr Big, dengan Pat Torpey pada drum dan penyanyi Eric Martin. Band ini awalnya sukses besar di Jepang, dan menjadi terkenal secara internasional pada tahun 1991, dengan merilis album kedua mereka, Lean Ke Hal. Album ini menampilkan The Ballad "To Be With You", yang menerima antusiasme yang kuat dari media dan mencapai #1 on the Billboard Hot 100.

Gilbert terus bermain di Mr Big hingga akhir 1990-an. Dia meninggalkan band pada tahun 1997 untuk mengejar karir solo, dan digantikan oleh Richie Kotzen. Mr Big bubar pada tahun 2002.

Pada Juni 2009, Paul Gilbert bersatu kembali dengan anggota Mr Big asli; Eric Martin (vokal), Billy Sheehan (bass), dan Pat Torpey, untuk tur reuni dunia luas. Mereka merekam album baru dengan produser Kevin Shirley. berjudul What If....  Album ini dirilis di Jepang pada 15 Desember 2010, di Eropa pada 21 Januari 2011 dan di Amerika Serikat pada Februari 2011. Tur untuk mendukung album ini menggebrak di The House of Blues, di Hollywood, CA pada tanggal 2 April 2011, diikuti oleh beberapa tanggal di Jepang pada bulan yang sama. Pada Mei dan Juni 2011, tur berlanjut di Cina, Korea, Filipina dan Eropa.


Influences and Style
   Berbicara tentang pengaruh nya, Paul menyebutkan beberapa seniman, termasuk: Randy Rhoads, Eddie Van Halen, Yngwie Malmsteen, John J Kirby, Tony Iommi, Alex Lifeson, Jimmy Page, Robin Trower, Ritchie Blackmore, Pat Travers, Gary Moore, Michael Schenker , Judas Priest, Akira Takasaki, Steve Clark, Jimi Hendrix, Kiss, dan The Ramones. Paul telah menyatakan berulang kali bahwa ia sangat dipengaruhi oleh pamannya Jimi Kidd yang membuat Paul tertarik untuk bermain gitar. Ia juga seorang penggemar besar dari The Beach Boys dan The Beatles. Dia menyatakan pada  the Space Ship Live DVD George Harrison adalah salah satu pemain gitar favoritnya. Gitar majalah Dunia menyatakan dia salah satu dari 50 gitaris tercepat di dunia sepanjang masa, bersama dengan Buckethead, Eddie Van Halen, dan Yngwie Malmsteen.

Gilbert menyusun musik dalam berbagai gaya termasuk pop, rock, metal, blues, funk dan musik klasik Eropa, tapi mungkin paling dikenal karena fleksibilitas dan kecepatan. Dia mencatat khususnya untuk memilih yang efisien dan kecenderungannya untuk memilih banyak catatan daripada mengandalkan Legato untuk bagian cepat.

Discography

# Racer X

   * Street Lethal (1986)
   * Second Heat (1987)
   * Extreme Volume Live (1988)
   * Extreme Volume II Live (1992)
   * Technical Difficulties (1999)
   * Superheroes (2000)
   * Snowball of Doom (2002)
   * Getting Heavier (2002)
   * Snowball of Doom 2 (2002)

  Mr. Big

   * Mr. Big (1989)
   * Raw Like Sushi (1990)
   * Lean Into It (1991)
   * Raw Like Sushi II (1992)
   * Bump Ahead (1993)
   * Japandemonium: Raw Like Sushi 3 (1994)
   * Channel V at the Hard Rock Live (1996)
   * Hey Man (1996)
   * Big Bigger Biggest: Greatest Hits (1996)
   * Get Over It (2000)
   * Actual Size (2001)
   * Next Time Around Best Of (2009)
   * Back To Budokan Live (2009)
   * What If... (2011)

 # Solo Albums

   * Tribute to Jimi Hendrix (EP) (1991) (Japan Oricon Album Chart #59)
   * King of Clubs (1998) (Japan Oricon Album Chart #28)
   * Flying Dog (1998) (Japan Oricon Album Chart #23)
   * Beehive Live (1999) (Japan Oricon Album Chart #72)
   * Alligator Farm (2000) (Japan Oricon Album Chart #24)
   * Raw Blues Power With Jimi Kidd (2002) (Japan Oricon Album Chart #94)
   * Burning Organ (2002) (Japan Oricon Album Chart #27)
   * Paul the Young Dude/The Best of Paul Gilbert (2003) (Japan Oricon Album Chart #31)
   * Gilbert Hotel (2003)
   * Acoustic Samurai (2003) (Japan Oricon Album Chart #94)
   * Space Ship One (2005) (Japan Oricon Album Chart #53)
   * Get Out of My Yard (2006) (Japan Oricon Album Chart #52)
   * Tough Eskimo (limited edition EP) (2007)
   * Silence Followed By A Deafening Roar (2008) (Japan Oricon Album Chart #39)
   * United States With Freddie Nelson (2009)
   * Fuzz Universe (2010) (Japan Oricon Album Chart #57)

 # Other appearances

   * Trouble In The Streets- Black Sheep(1985)
   * Atomic Basement Tapes - Missing Lynx (1981)
   * Revelation - Darrell Mansfield Band (1985)
   * Pump It!' - Jeff Berlin (1986)
   * Out of the Sun - Joey Tafolla (1990)
   * Humanary Stew - A Tribute to Alice Cooper
   * Guitars That Rule the World (1992)
   * Smoke On The Water: A Tribute (1994)
   * Samad: Samad Lead Guitar on "Joget" and "Animo" (1994)
   * Jeffology: A Guitar Chronicle (1996)
   * Carmine Appice's Guitar Zeus (track "Dislocated") (1996)
   * Akira Takasaki - Wa (1996)
   * Merry Axemas - A Guitar Christmas (1997)
   * Mikazuki "In Rock" Sound Track, Guitar on tracks "Crescent Moon" & "Theme for Kazeo" (2000)
   * Becker 2001, Warmth in the Wilderness -A Tribute to Jason Becker(Guitar and vocals for Hawkin)
   * Hughes Turner Project - HTP (2002)
   * Battle Gear III: The Edge (played on "Charge and Discharge," "Morning View," and "The Machine of Rage" bonus tracks) (2003)
   * Kim Fox Return to Planet Earth (2003) Guitar on track 4
   * Guitar Wars (2003)
   * Return to the Planet Earth - Kim Fox (2003)
   * One Night in New York City - Yellow Matter Custard (2003) Available @ MikePortnoy.com
   * Mieze - Marco Minnemann (2004)
   * Five Feet...No Inches - Pintsize (2005)
   * Contraire de la chanson - Marco Minnemann (2006)
   * Parador (track "Joke") - Wisely (2006)
   * Light at the End of the Tunnel - War and Peace (2006) (with Richie Kotzen, John Norum, Jeff Pilson)
   * Two Nights In North America - Hammer of the Gods (2006) Available @ MikePortnoy.com
   * One Night in Chicago - Cygnus and the Sea Monsters (2006) Available @ MikePortnoy.com
   * Live with Sex Machineguns - Tokyo (2005)
   * One Night in New York City - Amazing Journey (2007) Available @ MikePortnoy.com
   * Spin The Bottle - An All Star Tribute To Kiss (guitars on "I Want You") (2004)
   * Numbers from the Beast - An All Star Tribute to Iron Maiden (guitars on "The Evil That Men Do") (2005)
   * Evil Lives: A True Metal Tribute to Black Sabbath (with Racer X on Track 4: "Children of the Grave") (2006)
   * The Fool - Jeff Martin solo album (2006)
   * Sola Scriptura - Neal Morse (2007)
   * G3 Tour (2007)
   * Lifeline - Neal Morse (2008)
   * Guitar Hero Hero (Beating Guitar Hero Doesn't Make You Slash) - MC Lars (2008)
   * Bowling For Soup - Merry Flippin Christmas VOL 1 (I Saw Mommy Kissing Santa Clause) (2009)

#  Videography

   * Intense Rock - Sequences & Techniques VHS version
   * Intense Rock II VHS version
   * Guitars from Mars Japanese DVD release
   * Guitars from Mars II Japanese DVD release
   * Terrifying Guitar Trip VHS version
   * Eleven Thousand Notes DVD
   * Guitar Wars DVD
   * Space Ship Live DVD (2005)
   * Complete Intense Rock DVD (2006)
   * Terrifying Guitar Trip DVD (2006)
   * Get Out Of My Yard Guitar Instructional DVD (2007)
   * Get Out Of My City Guitar Instructional DVD/VCD (2007)
   * One Night In New York City - Yellow Matter Custard (2003)
   * Two Nights In North America - Hammer Of The Gods (2006)
   * One Night In Chicago - Cygnus And The Sea Monsters (2006)
   * One Night In New York City - Amazing Journey (2007)
   * Silence Followed By A Deafening Roar Guitar Instructional DVD And Shred Annex (2008)
    The Last Note of Freedom
READMORE - Biografi Paul Gilbert >

Lirik dan Kunci Gitar So Far Away (Avenged Sevenfold)



Avenged sevenfold so far away
So Far Away (Avenged Sevenfold) adalah lagu yang sangat fenomenal, lirik dan syair yang menyiratkan kesedihan dan rasa kehilangan dari sang penulis lagu Synyster Gates untuk teman satu band sekaligus teman kecilnya yaitu sang Drummer Avenged Sevenfold The Rev Sulivan yang telah meninggal dunia beberapa tahun yang lalu.

Berikut Lirik dan Chord-nya.

Em
Never been for anything
Em
Never chained but never free
 G                D
I lied to heal the broken love
    Bm          C  
With all that it could

Em
Live the life so endlessly
Em
Saw beyond what others see
 G                  D
I tried to heal your broken heart
    Bm         C
With all that I could

C
Will you stay
D
Will you stay away forever?

Em                        G
How do I live without the ones I love?
Am                                Em         D
Time still turns the pages of the book, it's burnt
Em                  G
Facing times always on my mind
 Am                                C    D
I have so much to say but you're so far away

Em
Means a war of futures hold
Em
Foolish lies of grown and old
   G              D
And seems we're so invincible
   Bm          C
The truth is so cold

Em
A final song, a last request
Em
A perfect chapter laid to rest
G              D
Now and then I try to find
   Bm          C
The place in my mind

C
Where you can stay?
D
You can stay awake forever!

Em                        G
How do I live without the ones I love?
Am                                Em         D
Time still turns the pages of the book, it's burnt
Em                  G
Facing times always on my mind
 Am                                C     D
I have so much to say but you're so far away

E
Sleep tight
    C
I'm not on pray
   Am                    Em
The ones that we love are here with me
E
Lay away
 C
A place for me
         D
'Cause as soon as I'm done
          C
I'll be on my way
   D
To live eternally

(solo) E  C  Am  Em
      E  C  D  C  D

Em                        G
How do I live without the ones I love?
Am                                Em         D
Time still turns the pages of the book, it's burnt
Em                  G
Facing times always on my mind
       Am
And the light you let remains
         C         D
But it so hard to stay
     Am                                C     D    Em
And I have so much to say and you're so far away

(solo- 3:30 2x) Em  D  Am  G  D/F#  Em  D  C

(solo) Em  D  Am  G  D/F#  Em  D  C (2x)
      Em  D  C

Em
I love you
D
You were ready
Am         G       D/F#   Em   D   C
The pain stroke in dark spines
Em
But I see you
D
An it lets me
Am           G       D/F#     Em    D    C
Your pain is gone on hands of time

Em D     C   Em         D             C
So far away      (And I need you to know)
Em D     C   Em         D                    C
So far away      (And I need you to need you to know)
READMORE - Lirik dan Kunci Gitar So Far Away (Avenged Sevenfold) >

Tips Memilih Gitar Akustik



Berikut adalah beberapa tips dalam memilih gitar akustik yang baik untuk anda.
untuk memilih gitar akustik yang baik:
gitar akustik
  1. cari gitar diruangan yang kecil, lalu bandingkan di ruangan yang besar. kira2 proyeksi suaranya gimana? cukup terdengar atau enggak. maksimal proyeksi suara kira2 di ruangan ukuran berapa? Untuk kelas Yamaha CG paling banter proyeksi suara akan terdengar (bagus) di ruangan ukuran 3 x 4 an. makanya nggak proporsional untuk konser.. kecuali pake mic.. tapi gitaris2 klasik biasanya jarang yang pakai mic kalau gak terpaksa bgt

  2. coba cek balance suara antara senar 123 dan 456.
    gimana suara bass nya? imbang nggak dengan mid/treble nya?

  3. cek lagi suara di setiap fret.. biasanya gitar2 "murah" suaranya bagus di fret 1-9.. itu karena pemula biasa main di fret2 tsb. Tapi gitar yang bagus, maka proyeksi suara akan balance dan clear di seluruh fret.

  4. kayu.. ada kayu2 yang karakternya gelap atau terang. biasanya gitar2 spanyol karakternya terang.. karena kayu di sana dan kebutuhan musiknya untuk musik2 flamenco. meski ada juga buatan spanyol yang di design untuk style klasik. tapi tetap kayunya biasanya terang. yang lembut atau soft biasanya gitar buatan perancis.. jepang juga lumayan lembut. cocok untuk main klasik.

  5. jangan lupa tanya senar yang dipakai di gitar itu apa?
    setiap senar gitar punya karakter sendiri2.. kadang ada gitar yang suaranya ga keluar karena senarnya terlalu light.. mungkin bisa coba pakai senar daddario atau savarez.. tapi.. kembali lagi ke selera anda.

  6. jangan pilih gitar yang keropos kayunya. mesti dilihat benar2 apakah pernah dipernis ulang atau tidak.
    kalau bisa bawa seorang teman atau pengrajin gitar yang tahu benar tetangg hal2 seperti itu, jadi ketahuan kalau gitarnya pernah di servis atau di cat ulang.

  7. pastikan di setiap fred gitar tune nya nggak ngaco. kalau ngaco/ fals berarti necknya bengkok.

  8. coba dengar.. kira2 senarnya BUZZING apa nggak? kalau iya, itu karena apa? setelan bridge atau something wrong with the neck?
Saya rasa tips2 di atas sudah cukup untuk bahan pertimbangan anda dalam memilih gitar akustik yang baik.
READMORE - Tips Memilih Gitar Akustik >

cara membaca tablature gitar

Oke sobat sebelum kita mulai, lebih baik kita pahami dulu apa sih tab itu?


TAB atau Tablatur merupakan suatu cara penulisan musik untuk alat musik string (termasuk Gitar dan Bass). Seperti halnya penulisan pada notasi musik standard, TAB hanya menggunakan karakter dan angka ASCII, agar bisa ditempatkan di Internet dan terbaca oleh semua jenis program.

Standar format untuk file TAB adalah .tab atau file plain text dengan extension .txt
Dan berikut adalah beberapa keunggulan dan kelemahan yang dimiliki oleh sebuah tab:

1. KEUNGGULAN TAB (Apa yang bisa pada TAB)
  • Dapat menunjukkan string mana yang harus dipijit dan dimainkan.
  • TAB dapat menunjukkan cara memainkan nada (hammer-on, pull-off, slide, bending dll.)
  • TAB juga dapat menunjukkan TUNING masing-masing string. Standard, drop-down atau up-tuning.

2. KELEMAHAN TAB (Apa yang nggak bisa pada TAB)
  • TAB tidak dapat menunjukkan lamanya nada yang harus dimainkan. Jadi harus mengenal atau mendengar lagu terlebih dahulu.
  • TAB juga tidak bisa memberitahukan jari mana yang harus digunakan.
  • TAB tidak bisa menunjukkan kapan saat picking (petik) atau strumming (genjreng).

3. DASAR-DASAR TAB
Jika anda sudah mahir bermain gitar anda pasti ingin bermain melody .dan anda pasti sudah mencari cari apa itu yang disebut dengan tab atau istilah formalnya adalah tablature. Tablature sebenarnya tidak melulu pada gitar saja, tapi bisa juga dipakai untuk alat musik lainnya.Tetapi disini khusus akan menjelaskan tentang tab pada gitar. “Mungkin dengan sekali penjelasan ,anda akan langsung paham, tetapi prakteknya sangat rumit dan kompleks.... he he he”. Mulai dari pengertian tablature dulu, kemudian baru menginjak istilah teknis tablature yang kompleks.
Definisi tablature: enam garis yang menggambarkan guitar fingerboard, garis teratas menunjukkan senar yang bernada paling tinggi (high E / E tinggi / senar no 1 -- standard tuning).
|-------------------------------------
|-------------------------------------
|-------------------------------------
|-------------------------------------
|-------------------------------------
|-------------------------------------
Enam baris, masing-masing barisan mewakili senar dari gitar. Baris paling atas adalah senar paling bawah pada gitar (yang paling tipis dan bersuara tinggi). Baris paling bawah adalah senar paling atas pada gitar (yang paling tebal, bersuara rendah).
Fretboard dasar pada gitar
Fret sendiri adalah pembatas-pembatas logam antara bar pada fretboard. Fret dihitung dari yang terjauh (lihat gambar di atas), pada gitar elektrik biasanya berjumlah 22 sampai 24. Semakin tinggi semakin dekat, jaraknya semakin pendek dan kecil-kecil. Juga ada titik-titik yang untuk dijadiin tanda (sangat merepotkan kalo mesti dihitung satu-satu, makanya dikasih tanda). Biasanya ada di fret ke-3, ke-5, ke-7, ke-9, ke-12, dan seterusnya. Pada tab, fret dilambangkan dengan angkanya. Contoh:
|--1--2--3--4-----------------------
|--------------------------------------
|--------------------------------------
|--------------------------------------
|--------------------------------------
|--------------------------------------
Pada tab di atas, yang akan kita lakukan pertama kali adalah meletakkan jari (telunjuk) pada fret pertama, trus petik senarnya. Lalu letakkan jari (tengah) pada fret kedua, dan petik senarnya. Berikutnya, letakkan jari (manis) pada fret ketiga, petik senarnya. Terakhir, letakkan jari (kelingking) pada fret keempat, petik senarnya. Semua dilakukan pada senar pertama (paling bawah).
Jika kamu menemui angka 0, artinya senar dipetik tanpa ditekan pada satu fret-pun. Sampai sini ngerti kan ?
Berikutnya, chord (atau mungkin lebih dikenal dengan sebutan "kunci" gitar). Pada tab, chord ditulis sejajar, contoh chord C pada tab:
|--0---------------------------------
|--1---------------------------------
|--0---------------------------------
|--2---------------------------------
|--3---------------------------------
|------------------------------------
Di dalam tab pasti anda akan menjumpai istilah istilah yang mungkin belum anda ketahui:
Dan berikut adalah istilah istilah dalam tablature:
  • hammer on : petik not awal(pertama) / not lebih rendah dengan cara picking(memetik dengan pick) lalu bunyikan not lebih tinggi dengan jari lain dengan tanpa picking lagi
  • pull off : tempatkan jari bersamaan pada not-not yang akan dibunyikan. Petik not awal, tarik jari pertama anda(yang memetik not awal) untuk membunyikan not berikutnya
  • slide : petik not awal, geser jari pada not berikutnya (lebih rendah atau tinggi). Ada dua slide disini, pertama: tanpa memetik not berikutnya (sekali petik 2 not), kedua: dengan memetik not berikutnya (dua petik, 2 not)
  • pick slide : bunyikan not dengan memakai sisi pick, sehingga muncul suara gerit/seret(scratch)
  • tapping : dengan ujung jari telunjuk atau tengah ketuklah not yang ingin dibunyikan pada fretboard
  • trill : selang-seling dengan cepat antara not awal dan kedua memakai hammer on dan pull off
  • bend : tekan kuat jari kiri pada fretboard kemudian naikkan jari anda hingga nada yang dihasilkan menjadi naik
  • bend and release : petik, bending hingga nadanya naik 1/2 atau 1, kemudian balik lagi ke nada awalnya
  • pre bend : bending dulu hingga nadanya naik 1/2 atau 1, baru dipetik
  • pre bend and release : bending dulu hingga nadanya naik 1/2 atau 1, petik, bending lagi hingga bunyinya balik ke not awal
  • unison bend : bending dua buah not bersamaan
  • vibrato : efek getar, dengan bending, getarkan senar dengan bending naik turun secara cepat, bisa dengan tangan kiri atau memakai tremolo/whammy bar
  • wide atau exaggerated vibrato : bending naik turun lebih kuat lagi dari vibrato bias
  • natural harmonic : bunyikan not dengan menyentil(menyentuh ringan) dengan jari kiri hingga berbunyi seperti lonceng "ting"
  • artificial harmonic : bunyikan not dengan seperti biasa, cuman pada picking tangan kanan iringi dengan sisi jempol, atau pucuk jari telunjuk, dengan volume atau tingkat efek distorsi tinggi akan menghasilkan bunyi decit harmonic
  • tremolo bar : memakai tremolo/whammy bar, turunkan not pada tablature sejauh yang ditunjukkan, lalu balikkan lagi ke not awalnya
  • palm muting : diamkan not yang bersuara dengan telapak tangan kanan(bagi left handed guitarist)/kiri(bagi right handed guitarist)
muffled strings : letakkan jari dengan tanpa menekan terlalu kuat pada fretboard sehingga menghasilkan sound percussive
READMORE - cara membaca tablature gitar >

Kamis, 22 September 2011

KIRK HAMMETT "Shredder Pelopor Gitaris Trash Metal"





Nama Asli : Kirk Lee Hammett
Tempat/Tgl Lahir : San Francisco, California / 18 November 1962
Gaya Permainan : Metal
Group Band terdahulu : Exodus
Group Band sekarang : Metallica
Pengaruh musikal : Ace Frehley, Eddie Van Halen, Jimi Hendrix
Gitar Yang Digunakan : ESP KH signature series, ESP Spider, ESP Flying-V, ESP Mummy, Jackson Randy Rhoads model,
Amply : Mesa Boogie Tremoverb 2x12 Combo Amp, Mesa Boogie Triaxis Pre-Amp, Mesa Boogie Strategy 400 Stereo power Amp, Mesa Boogie 4x12 Speaker Cabinet, Mesa Boogie 2x12 Speaker Cabinet, Mesa Boogie Dual Rectifier Amp, Marshall
Senar : Ernie Ball (010)


Kirk mulai tertarik pada musik setelah sering mendengar kakak laki-lakinya memutar musik-musik Kiss, UFO, Led Zeppeline, dan Jimi Hendrix. Setelah mendengar permainan gitar Ace Frehley, ia langsung tergila-gila dengan musik-musik Kiss dan kemudian membeli album Kiss. Hal itu membuatnya mulai mempelajari gitar pada usia 15 tahun. Ia mulai rajin mengutak-atik gitarnya untuk mendapatkan sound yang sesuai dengan keinginannya.

Demam Van Halen yang melanda Amerika pada tahun 1978 rupanya berpengaruh juga terhadap Kirk. Ia menjadi semangat untuk membentuk band rock bernama Exodus. Kemudian pada bulan April 1983, Kirk mendapat telpon dari James Hetfield (gitaris sekaligus vocalis Metallica) yang menginginkan agar Kirk segera terbang ke New York untuk diaudisi menjadi gitaris baru Metallica menggantikan Dave Mustaine yang keluar (kemudian membentuk Megadeth). Kirk pun keluar dari California dan berangkat ke New York. Akhirnya Kirk bergabung dengan James Hetfield, Lars Ulrich, dan Cliff Burton dalam Metallica.

Album debut Metallica berjudul Kill 'em All dengan cepat melambungkan nama Metallica. Album ini masih terasa pengaruh Iron Maiden dan Judas Priest. Warna Iron Maiden misalnya terdengar di lagu Hit The Lights. Namun permainan power chord yang ditampilkan James dan speed solo gitar yang ditampilkan Kirk membuat Metallica memiliki warna tersendiri.

Setelah merilis Kill 'em All, Kirk kemudian belajar gitar dengan maestro gitar yang kemudian juga menjadi salah satu dewa gitar terkemuka dunia, Joe Satriani di Beerklee College of Music. Selain Kirk, murid-murid Joe Satriani lainnya adalah Steve Vai dan David Bryson (Counting Crows). Setelah itu ia dan Metallica merilis album Ride The Lightning pada tahun 1984.

Album berikutnya Master of Puppetts menjadi salah satu album tersukses Metallica dimana terdapat banyak hits yang makin mempertegas warna musik Metallica seperti Master of Puppetts, Sanitarium, Battery, dan sebuah lagu instrumental Orion. Setelah kemunculan album ini, bisa dibilang makin banyak gitaris muda yang mengcopy gaya permainan Kirk Hammett. Kemudian tahun 1988 sebuah album yang makin membuat Metallica mendunia, and Justice For All yang didalamnya terdapat lagu hits One.

Album-album selanjutnya, Metallica (Black Album) memperoleh angka penjualan yang fantastis. Konon terjual sebanyak 20 juta copy diseluruh dunia. Kemudian album Load (1996), Reload (1997), S&M (1999), dan St. Anger (2003) meski tak pernah sesukses album-album Metallica terdahulu (kecuali S&M) namun cukup untuk memperkuat eksistensi Kirk dan juga bandnya didunia musik. Bahkan pada tahun 2003 MTV memberi gelar MTV Icon pada Metallica atas kontribusinya terhadap dunia musik.

Dalam menggarap sebuah lagu-lagu Metallica, rata-rata Kirk menulis sampai 40 buah solo gitar. Meski dalam pembuatan lagu-lagu Metallica lebih didominasi oleh James Hetfield dan Lars Ulrich, namun kontribusi Kirk tak bisa dianggap remeh. Ia lah yang memasukkan permainan shredd kedalam musik-musik Metallica. Kirk juga berkali-kali terpilih sebagai gitaris terbaik versi majalah, dan baru-baru ini terpilih sebagai salah satu kandidat Greatest Metal Guitarist All Time di salah satu majalah terkemuka. Selain itu ia juga dibuatkan gitar signaturenya oleh pabrik gitar ESP.
READMORE - KIRK HAMMETT "Shredder Pelopor Gitaris Trash Metal" >

SLASH




Bernama lengkap Saul Hudson (lahir 23 Juli 1965),lebih sering diketahui sebagai Slash sebagai nama panggungnya, adalah seorang gitaris berkebangsaan Amerika-Inggris. Slash adalah mantan lead guitarist Guns N' Roses dan sekarang sebagai lead guitarist Velvet Revolver. Slash dilahirkan di Hampstead (London), Inggris 23 Juli 1965 dan dibesarkan di Stoke-On-Trent, Staffordshire, Inggris. Ibunya adalah seorang kulit hitam Amerika dan ayahnya bule Inggris. Kedua orangtuanya bergerak di bidang seni.



Ibu Slash, Ola Hudsons, adalah seorang perancang pakaian yang bekerja untuk David Bowie, dan bapaknya adalah seorang seniman yang menyumbang ansambel hidup bagi musisi terkenal termasuk Neil Young dan Joni Mitchell.

Sejak 11 tahun, Slash pindah ke LA bersama sang ibu dan selama setahun ia pun masih menjadi Imigran di Amrik. Tidak lama keluarganya tersebut berkumpul kembali di LA dimana Slash mengalami masa trasisi yang jauh beda di daerah Southern California itu. Makanya, rambut panjang, jeans dan t-shirt jadi andalannya meskipun pada saat itu belum sesuai dengan anak seumuran dia sebagi anak baru di sekolah. Sebaliknya dia menjadi anak yang sangat seniman saat di rumahnya. Ia juga bergaul dengan teman-teman orang tuannya yang kebanyakan seniman kelas atas itu. Sayangnya pada tahun 70-an orang tuanya bercarai dan ia pun tinggal bersama neneknya hingga ia dapat memahami apa yang terjadi di keluarganya. Saat itulah Slash mulai mendalami BMX gabung bersama klub-nya sampai pernah menang di salah satu pertandingannya.

Di usia 15-an sang nenek memberinya gitar yang konon hanya bersenar satu! Dari situ dia mulai mendalami Led Zepplelin, Eric Clapton, Rollin Stones, Aeroshmith, Jimi Hendrix, Jeff Beck dan Neil Young. Baginya ia menganggap bahwa album Rocks-nya Aeroshmith sangat merubah hidupnya. Belum lagi kesempatan yang sangat berharga buatnya bisa bermain bersama Jeff Beck, Eric Clapton, Lenny Kravitz, Paul Rogers, Michael Jacson, Brian May, dan masih banyak lagi.

Sekolahpun menjadi berantakan sejak ia sering membolos sekolah dan main gitar seharian di luar. Sekolahnya memang kacau, tapi masih untung hubungan sosialnya membaik. Anak-anak lainnya mennganggap Slash cukup menarik dan menyenangkan. Kabarnya nama ‘Slash’ adalah sebutan dari teman-temannya gara-gara dia selalu cepat-cepat melakukan sesuatu dan pindah ke sesuatu lainnya. Karena dari itu dia dipanggil dengan sebutan ‘SLASH’. Slash juga mulai ber-jamming dengan banyak band muda sampai akhirnya keluar dari sekolah pada saat dia masih kelas II. Harapnya, pendidikan berikutnya menantinya di band LA. Di sana diapun bertemu dengan Steve Adler, dan membentuk Road Crew dan kemudian mereka berdua mencari penyanyi yang bagus. Kemudian mereka berdua berdua bertemu dengan Izzi Stradlin yang memutarkan rekaman suara W.Axl Rose sudah merasa klop, ditambah Duff McKagan yang menjawab iklan “dicari basst”-nya Slash. Lalu terbentuklah Guns N’ Roses. Merekapun berkibar tinggi.

Namun kekosongan GN’R yang terlalu lama tidak membuatnya bengong di rumah, tetapi yanpa lelah Slash berusaha membentuk band baru bersama Matt Sorum, Gilby Clarke, Mike Inex, Eric Dover membentuk SLASH’s Snakepit dan merekam album perdana It’s Five O’ Clock Somewhere. Band itupun melanjutkan hidup dengan melakukan tour-tour kecil dan bermain di night club. Album perdananya juga sempat dapat platinum.

Sayangnya, diskusinya dengan Axl tentang kelanjutan band tidak ada titik temunya juga, karena Slash ingin mempertahankan GN’R dengan rock band sedangkan Axl ingin mengarah musik tecno/industrial dengan GN’R. Waahh..jelas saja tidak akan nyambung. Dan akhirnya Oktober 1996 Slash mundur dari GN’R sedang Axl berkuasa penuh terhadap kepemilikan GN’R. Namun sempat Slash mengatakan bahwa dia akan bersedia ngeband bersama GN’R lagi asal tetap bermusik cadas. Lepas dari GN”R, Slash mendalami formasinya dalam SLASH’s Blues Ball yang lebih banyak main di club seluruh daerah California.

Kemudian Slash kembali hidupkan lagi SLASH’s Snakepit-nya dengan merilis Ain’t Life Grand. Berbeda dengan formasi awal, kandang ularnya kali ini dikonsep dan direncanakan dengan baik dari segi mutu, personel maupun rencana kedepannya. Album ketiganya kabarnya masih dalam proses rekaman.
READMORE - SLASH >

Please comment