selamat Datang, dan jangan lupa kembali kunjungi blog ini

Rabu, 29 Februari 2012

LEO FENDER




            Clarence Leonidas Fender mungkin tidak menyangka desain gitar telecastter dan Stratocaster-nya bakalan mendunia.  Dua ikon desain gitar ini menjadi yang paling banyak menjadi pegangan gitaris-gitaris dunia padahal Leo, begitu panggilannya, tidak bermain gitar. 


            Leo sendiri tidak menciptakan gitar elektrik solid body, yang dia ciptakan adalah gitar elektrik yang mudah untuk dimainkan oleh gitaris-gitaris pada jaman itu.  Pada akhir tahun 40’, Great Depression atau krisis ekonomi melanda Negara adidaya setelah perang dunia-II.  Saat itu, Leo melihat kebutuhan gitaris akan gitar dengan harga terjangkau, ringan dan memiliki playability yang baik dan tuning yang stabil.

            Pemikirannya membuahkan hasil pada gitar elektrik pertama ciptaannya Fender Esquire.  Gitar ini diperkenalkan pertama kali kepada gitaris-gitaris pada tahun 1950.  Esquire pada dasarnya adalah sebuah gitar elektrik dengan single coil pick up.

            Kemudian, dengan model yang sama Fender mengeluarkan versi dual single coil pickup yang diberi nama Broadcaster.  Nama ini kemudian berubah menjadi Telecaster karena nama Broadkasteri sudah digunakan oleh The Gretsch Company yang memasarkan produk drum pada saat itu.

            Leo tidak bermain gitar, dengan begitu dia banyak menghabiskan waktunya untuk melakukan riset. Riset ini dilakukan untuk menghasilkan gitar sesuai dengan kebutuhan gitaris.  Untuk itu, dia banyak bertanya pada gitaris-gitaris top pada saat itu.  Jimmy Bryant salah satu nya.  Ia adalah seorang gitaris shred tercepat pada saat itu.

            Sebelum menciptakan gitar telecaster, Leo Fender pernah membuat gitar yang banyak dimainkan oleh para gitaris country.  Gitar Elektrik Lap Steel yang dimainkan dengan menggunakan slide ini menjadi fundamental terciptanya gitar telecaster.  Pada awalnya, gitaris memandang skeptic kualitas gitar telecaster buatan Leo Fender, namun mereka juga tergoda pada tone dan playbility gitar tersebut.


            Leo Fender adalah orang yang praktis. Dia mendesain neck gitar yang dapat dilepaskan agar mudah bagi pengguanya memperbaiki neck gitar-nya jika terjadi kerusakan atau fret yang sudah tipis.  Dia juga menggunakan kayu maple di neck karena kayu tersebut tidak terdegradasi ketika terkena cuaca panas.  Dia telah berhasil mendesain gitar Telecaster-nya.

            Seiring berjalan waktu, banyak yang mengkritik kalau desain gitar Telecaster-nya tidak memilki contour body yang cukup, pilihan pickup terbatas, dan kurangnya vibrato.  Leo dan rekannya Freddie Tavares akhirnya menjawab kritikan tersebut dengan mengenalkan desain gitar terbarunya, Stratocaster pada tahun 1954. Hingga kini, model Stratocaster tercatat sebagai model gitar terpopuler sepanjang masa, sejajar dengan gitar model les paul.s
>

0 komentar:

Posting Komentar

Please comment